Menyajikan Informasi Edukatif Dunia Pendidikan dan Pelatihan Polri serta Masyarakat.
Thursday, 30 July 2015
Saturday, 18 July 2015
Wednesday, 1 July 2015
HUT BHAYANGKARA Ke-69 Tahun 2015 dilaksanakan di Makosat Brimob Polda Sumut
Perlunya kelanjutan pembenahan itu disebabkan masih banyaknya kinerja Polri yang belum sesuai dengan harapan masyarakat. Indikasi itu terbukti dan dapat terlihat dari masih banyaknya keluhan dan laporan masyarakat terhadap kinerja institusi tersebut.
Tuesday, 30 June 2015
Tim Gabungan SAR, TNI - Polri Evakuasi Pesawat Hercules milik TNI-AU yang jatuh di Medan
Kapolda menambahkan, saat ini, proses evakuasi terus dilakukan. Semua kekuatan diterjunkan, apakah itu dari Polisi, TNI, Tim SAR yang dikerahkan untuk melakukan proses evakuasi itu. Saat Kapolda beserta jajarannya sedang berada di lokasi kejadian. Lokasi tersebut sudah dipenuhi oleh masyarakat sekitar. Berkumpulnya masyarakat ini disebutkan cukup menyulitkan proses evakuasi korban. Sementara itu, Juru bicara Mabes Polri, Inspektur Jenderal Anton Charliyan mengatakan, polisi bakal membantu evakuasi hercules milik TNI AU yang jatuh. “Polisi juga membantu mengamankan,” katanya. Untuk evakuasi dan pengamanan, Polda Sumut menurunkan personel dari Satuan Sabhara dan Kompi SAR Sat Brimob.
Dilaporkan, Hercules TNI AU itu jatuh di kawasan Jalan Letjen Jamin Ginting, Padang Bulan, Kota Medan, Sumatera Utara. Anita Anastasia, salah seorang warga yang tinggal sekitar 1 kilometer dari lokasi kejadian mengaku mendapat cerita dari ibunya bahwa ada pesawat besar berwarna hijau terbang rendah sebelum akhirnya mendengar informasi pesawat jatuh.Thursday, 25 June 2015
Kemampuan Brimob sebagai wujud soliditas & Profesionalisme
Dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-69 Tanggal 1 Juli 2015.
Kiprah jajaran korps brimob polri di Indonesia, khususnya di wilayah Sumatera Utara terus berlanjut seiring dengan perjalanan sejarah polri melalui peran aktifnya dalam menghadapi berbagai jenis gangguan kamtibmas yang meresahkan masyarakat.
Berbagai kendala dan keterbatasan yang ada dapat diatasi dengan dedikasi, dan semangat juang yang tinggi untuk selalu memberikan pengabdian terbaik, sehingga mampu menampilkan prestasi yang membanggakan.
seiring dengan itu, jajaran Sat Brimob Polda Sumut juga senantiasa menyesuaikan diri dengan dinamika masyarakat, dengan mengedepankan supremasi hukum dan hak asasi manusia dalam pelaksanaan tugas.
menyikapi perkembangan dinamika lingkungan strategis dirasakan bahwa tantangan tugas polri ke depan akan semakin berat dan kompleks. fenomena yang berkembang saat ini menunjukkan terjadinya berbagai gangguan kamtibmas di tanah air yang memerlukan penanganan secara serius, profesional dan proporsional, antara lain:
Aksi - aksi kekerasan komunal dan horisontal antar kelompok masyarakat dalam jumlah besar, yang dapat mengganggu stabilitas kamdagri.
Aksi - aksi terorisme yang dilakukan dengan pemboman, pembunuhan maupun perampokan bersenjata yang sangat meresahkan masyarakat.
Penyerangan dan pengrusakan terhadap fasilitas umum, kantor - kantor pemerintah dan simbol - simbol negara oleh kelompok - kelompok yang tidak puas atas kinerja aparatur pemerintah.
Unjuk rasa atau demonstrasi yang dilakukan secara anarkis tanpa mengindahkan aturan yang berlaku.
Bencana alam yang sering terjadi seperti gempa bumi, tsunami, banjir bandang dan gunung meletus memerlukan manajemen penanganan yang tepat sehingga dapat mengurangi penderitaan masyarakat.
Dengan mengusung program “Brimob Nusantara” dalam rangka mendukung reformasi birokrasi polri untuk menjaga kamdagri, maka hal tersebut menyiratkan tekad dan komitmen yang kuat dari jajaran korps brimob polri untuk melanjutkan dan mensukseskan reformasi birokrasi polri sebagai program yang harus dilaksanakan secara konsisten.
Jajaran Sat brimob di masing - masing Polda dituntut segera mewujudkan postur korps brimob yang handal melalui standarisasi pada 3 (tiga) aspek yaitu :
1. standarisasi kemampuan guna mewujudkan kemampuan perorangan dan satuan dengan mobilitas tinggi yang dapat digerakkan secara cepat dan tepat untuk menanggulangi gangguan keamanan berintensitas tinggi secara efektif dan efisien.
2. standarisasi kekuatan dilakukan guna tercukupinya jumlah personil sesuai dengan struktur organisasi yang ada, baik di tingkat pusat maupun di kewilayahan, sehingga mampu digelar secara efektif untuk menghadapi setiap gangguan keamanan yang terjadi.
3. standarisasi peralatan guna tercukupinya kebutuhan peralatan dan perlengkapan baik perorangan maupun satuan dalam rangka pelaksanaan tugas serta memberikan perlindungan dan keselamatan bagi para personel.
Tentunya disadari bahwa pembentukan postur korps brimob ini tidak dapat dilakukan oleh jajaran Sat Brimob sendirian tetapi harus didukung melalui sinergitas dengan satuan fungsi kepolisian serta satuan kewilayahan di jajaran Polda Sumut yang lain.
"SEKALI MELANGKAH PANTANG MENYERAH, SEKALI TAMPIL HARUS BERHASIL"
"Dirgahayu Polri ku"
(Tekkom)
Monday, 11 May 2015
SERTIJAB KADEN JAJARAN SAT BRIMOB POLDA SUMUT 2015
Sunday, 3 May 2015
CIVIL CHAMPIONS CUP 2015 Politeknik Negeri Medan
Acara ini juga dibuka oleh Gomgom
Marpung yang menjabat sebagai Ketua HMPS Teknik Sipil Politeknik Negeri Medan, dilanjutkan
oleh Radema Siagian, selaku Ketua Panitia Liga Sepak Bola Teknik Sipil Politeknik
Negeri Medan 2015 yang sama-sama memberi kata sambutan dan semangat kepada
setiap pihak-pihak yang telah bersumbangsih terhadap penyelenggaraan
pertandingan ini.Tantangan Perbaikan "Culture Set" di Lembaga Pendidikan
Lembaga pendidikan, sebagai fondasi pembentukan karakter dan intelektualitas bangsa, memiliki peran krusial dalam menciptakan generasi pener...
-
SEJARAH BERDIRINYA SPN POLDA SUMATERA UTARA BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG SPN Sampali Medan sebelum 1984 Sekolah Polisi Ne...
-
DANSAT BRIMOB PERIODE 2018 - SEKARANG NAMA : DJADJULI, S.IK, M.Si PANGKAT / NRP : KOMBES POL / 70121127 JABATAN...
-
DETASEMEN A Jln. SOEKARNO – HATTA KODYA BINJAI DETASEMEN A Satuan Brimob Polda Sumut disingkat Den A Sat Brimob Polda Sumut...







